Sebuah Penyesalan kali ya….

Assalamu’alaikum,,,,

Tak pernah ku rasakan sesedih ini.
Tak pernah ku rasakan sekhawatir ini.
Dari awal aku merasakan ada sesuatu,
yang tengah menimpa dirinya.
Tapi entah apa itu aku tak tau.
Dia tak mau bercerita padaku.
Ingin ku bertanya,
Namun Q tak berani mendekatinya.
Takut dia kan menjauhiku.

Dan kini perasaanku semakin kacau,
semuanya tercampur mengaduk2 bathinku.
Marah, merasa terasingkan.
Benci, merasa terasingkan.
Kecewa, merasa terasingkan.
Sedih, merasa terasingkan.

Merasa terasingkan.
Ingin ku buang perasaan itu.
Ingin ku buang jauh-jauh.
Takkan ku biarkan perasaan itu mendekatiku.
Benar-benar ingin menjauhi rasa itu..

Sesal…
Apakah aku harus menyesal.
Dengan tidak mengetahui keadaannya.
Bukankah dia tak ingin aku mengetahuinya.
Untuk apa aku mendesaknya.
Semuanya takkan ada artinya bagi dirinya.
Semuanya hanya akan menambah kekecewaanku.
Biarlah semua ini menjadi pilihannya.

Tapi, ada sedikit sesal dihatiku.
Ada sedikit rasa cemburu dihatiku.
Ada sedikit, (eh ngga, tp banyak) rasa kecewa,
terhadap dirinya.
Aku hanya ingin menjadi…

Rabbi, ku mohon..
Tak ingin ku larut dalam kesedihan karena ini.
Tak mampu ku menahan derita lahir & bathin karena ini.

Rabbi, perkenankanlah..
Perasaan yang tak berarti ini,
Berakhir sampai disini.
Tak ingin ku bersedih lagi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s